Rabu, 25 November 2009

AKUNTANSI BIAYA

SILABUS SINGKAT

AKUNTANSI BIAYA


Jml SKS : 3 sks

JENJANG/JUR : S1-AKUNTANSI

SIFAT/STATUS : WAJIB/UJIAN UTAMA


RINGKASAN MATERI :

1.Pengertian Biaya dan Ruang Lingkup Akuntansi Biaya.

2.Metode Harga Pokok Pesanan (Job Order Cost Method)

3.Metode Harga Pokok Proses (Process Cost Method)

4.Variable Costing

5.BOP (Biaya Overhead Pabrik)

6.Departementalisasi BOP

7.Biaya Bahan Baku

______________Batas Ujian Tengah Semester___________________

8.Biaya Tenaga Kerja

9.Harga Pokok Produk Bersama dan Produk Sampingan

10. Sistem Biaya Standar

Reference:

1. Adolf Matz dan Milton F. Usry, 1990. Cost Accounting - Planning and Controll, Cincinnati, Ohio: South-Western Publishing Co.

2. Mulyadi, 2002. Akuntansi Biaya, Yogyakarta: Aditya Media

3. RA. Supriyono, 1999. Akuntansi Biaya, Yogyakarta: BPFE

4. RA. Supriyono, 2002. Akuntansi Biaya dan Akuntansi Manajemen untuk Teknologi Maju dan Globalisasi, Yogyakarta: BPFE

5. Ibnu Subiyanto dan Bambang Suripto, 1993. Akuntansi Biaya, Jakarta: Gunadarma

PENGERTIAN – PENGERTIAN.

Pengertian Akuntansi : Proses pencatatan, penggolongan, peringkasan dan

pelaporan dengan cara – cara tertentu dari transaksi keuangan serta penafsirannya.

Hasil akhir dari proses akuntansi adalah Laporan keuangan (Neraca; R/L;

Perubahan Modal).

Pengertian Biaya : Pengorbanan sumber ekonomi yang diukur dengan satuan

uang, yang terjadi atau yang mungkin akan terjadi untuk tujuan tertentu.

Unsur biaya meliputi :

a. Merupakan pengorbanan sumber ekonomi.

b. Diukur dengan satuan uang.

c. Yang telah terjadi atau yang akan terjadi.

d. Untuk tujuan tertentu.

Pengertian Akuntansi Biaya : Akuntansi yang membicarakan tentang penentuan

harga pokok dari suatu barang yang diproduksi oleh perusahaan dalam rangka

memenuhi pesanan maupun mengisi persediaan barang jadi.

Tujuan Akuntansi biaya adalah menyajikan informasi biaya produksi dari suatu

perusahaan, dengan demikian akuntansi biaya dapat diartikan sebagai proses

pencatatan, penggolongan, peringkasan dan pelaporan biaya dengan cara – cara

tertentu.

PENGGOLONGAN BIAYA.

Konsep dari biaya adalah “Differential cost for differential purposes” (Pengertian

biaya yang berbeda untuk tujuan yang berbeda). Oleh karenanya biaya

digolongkan menjadi :

1. Berdasarkan fungsi pokok perusahaan.

a. Biaya Produksi.

- Biaya Bahan Baku. (BBB)

- Biaya Tenaga Kerja Langsung. (BTKL)

- Biaya Overhead Pabrik. (BOP)

b. Biaya Non Produksi.

- Biaya Pemasaran.

- Biaya Administrasi dan Umum.

2. Berdasarkan perilaku biaya.

a. Biaya Variabel.

b. Biaya Tetap.

c. Biaya Semi Variabel.

3. Berdasarkan hubungan dengan produk.

a. Biaya Produk.

b. Biaya Periode.

4. Berdasarkan pertanggungjawab.

a. Biaya Terkendali.

b. Biaya Tak Terkendali.

2

5. Berdasarkan hubungan dengan masa manfaat.

a. Pengeluaran Modal.

b. Pengeluaran Penghasilan.

METODE PENGUMPULAN HARGA POKOK PRODUKSI.

Pada dasarnya Akuntansi Biaya menitikberatkan pada penghitungan harga pokok

produk dari suatu proses produksi. Sehingga diperlukan suatu cara pengumpulan

harga pokok produksi. Hal yang perlu diperhatikan dalam pengumpulan harga

pokok produksi adalah dilihat produk yang dihasilkan, didasarkan atas pemesanan

ataukah untuk pemenuhan produk perusahaan (massa). Langkah – langkah dalam

proses produki yang dimaksud adalah :

1. Mendapatkan bahan baku.

2. Menghitung besarnya bahan baku yang dipakai dalam proses produksi.

3. Penggunaan Tenaga Kerja.

4. Pengakuan biaya overhead pabrik yang terjadi.

5. Pengalokasian dan pembebanann biaya overhead pabrik.

6. Pengakuan produk selesai dan produk masih dalam proses.

Dengan demikian maka metode pengumpulan biaya produksi kita bedakan

menjadi 2 :

1. Metode Harga Pokok Pesanan.

Karakteristik perusahaan yang menggunakan metode ini adalah :

a. Biasanya proses produksi terputus – putus, karena didasarkan pada

pesanan barang yang ada, sehingga Harga Pokok berdasarkan pesanan

yang ada.

b. Produksi ditujukan khusus untuk memenuhi pesanan dan bukan untuk

mengisi persediaan.

c. Produk yang dihasilkan mempunyai berbagai bentuk atau hetegoren sesuai

dengan signifikansi pelanggan.

2. Metode Harga Pokok Proses.

Karakteristik perusahaan yang menggunakan metode ini adalah :

a. Proses produksi dilaksanakan secara kontinue, sehingga produksi biasanya

diolah dengan mesin special purpoce, produk yang dihasilkan untuk

mengisi persediaan.

b. Produk yang dihasilkan bersifat homogen.

c. Harga pokok dikumpulkan setiap akhir proses dan dihitung untuk semua

produk yang dihasilkan.

BAB I

Pengertian Biaya & Ruang Lingkup

Akuntansi Biaya

Sub Pokok Bahasan

1. Pengertian dan Tujuan Akuntansi Biaya

2. Penggolongan Biaya

3. Metode Pengumpulan Biaya Produksi

4. Job Order Cost Method

5. Proces Cost Method

1. Pengertian dan Tujuan Akuntansi Biaya

Pengertian Akuntansi Biaya

Adalah proses pencatatan, penggolongan, peringkasan dan penyajian biaya pembuatan dan penjualan produk atau jasa, dengan cara-cara tertentu serta penafsiran terhadapnya.

Biaya :

Dalam arti luas adalah pengorbanan sumber ekonomis, yang diukur dalam satuan uang, yang telah terjadi atau kemungkinan akan terjadi untuk mencapai tujuan tertentu.

Dalam arti sempit biaya merupakan bagian daripada harga pokok yang dikorbankan di dalam usaha untuk memperoleh penghasilan.

Tujuan Akuntansi Biaya

Yakni untuk menyediakan informasi biaya bagi kepentingan manajemen guna membantu mereka di dalam mengelola perusahaan atau bagiannya.

Perusahaan Manufaktur

Pada umumnya Akuntansi biaya yang dibahas dalam mata kuliah ini adalah yang diterapkan dalam perusahaan manufaktur. Alasannya lebih kompleks apabila dibandingkan dg perusahaan lain. Kegiatan pokok perusahaan manufaktur yakni mengolah bahan baku menjadi produk jadi yang siap untuk dijual.

Fungsi pokok dalam perusahaan manufaktur

a. Fungsi produksi

b. Fungsi pemasaran

c. Fungsi administrasi dan umum.

Berdasarkan fungsi di atas, maka dalam perusahaan manufaktur dapat dibagi menjadi : Biaya produksi, biaya pemasaran dan biaya administrasi & umum.

2. Klasifikasi Biaya (Penggolongan Biaya)

Biaya dapat digolongkan menjadi beberapa golongan atas dasar, yakni sebagai berikut :

a. Obyek Pengeluaran

b. Fungsi-Fungsi Pokok Perusahaan.

c. Hubungan Biaya dengan Sesuatu yang Dibiayai.

d. Atas Dasar Tingkah Lakunya terhadap Perubahan Volume Kegiatan.

e. Jangka Waktu

3. Metode Pengumpulan Biaya Produksi.

Pengumpulan harga pokok produksi dapat ditentukan oleh cara produksi, yakni : a) Produksi atas dasar pesanan dan b) Produksi massa. Perusahaan yang berproduksi berdasar pesanan menggunakan metode harga pokok pesanan (job order cost method) . Sedangkan perusahaan yang berproduksi massa, mengumpulkan harga pokok produksi dengan menggunakan metode harga pokok proses (proses cost method).

4. Metode Penentuan Harga Pokok Produksi.

Yakni merupakan cara memperhitungkan unsure-unsur biaya ke dalam harga pokok produksi. Ada dua pendekatan, : (1) Full Costing dan (2) Variable Costing. Full Costing merupakan metode penentuan harga pokok produksi yang memperhitungkan semua unsure biaya produksi ked ala harga pokok produksi baik yang bersifat variabel maupun tetap.

Variable Costing yakni Metode penentuan harga pokok produksi yang hanya memperhitungkan biaya produksi yang berperilaku variabel ke dalam harga pokok produksi.

5. Perbandingan Laporan Laba Rugi Perusahaan Manufaktur dengan Laporan Laba Rugi Perusaha- an Dagang.

Perusahaan dagang à Perusahaan yang kegiatannya membeli barang dagangan dari perusahaan lain dan melakukan penjualan barang tersebut kepada konsumen atau perusahaan manufaktur.

Untuk mendapatkan barang dagangan, perusahaan dagang mengeluarkan biaya, yang dalam laporan laba rugi dikelompok kan menjadi 3 golongan yakni :

(1) Harga pokok penjualan

(2) Biaya pemasaran

(3) Biaya administrasi dan umum

Perusahaan Manufaktur

Yakni Perusahaan yang kegiatannya mengolah bahan baku menjadi produk jadi dan melakukan penjualan produk tersebut kepada konsumen atau perusahaan manufaktur lain.

Kegiatan pengolahan bahan baku, menjadi produk jadi memer- lukan 3 kelompok pengorbanan sumber ekonomi, yakni :

(1) Pengorbanan bahan baku

(2) Pengorbanan jasa tenaga kerja,dan

(3) Pengorbanan jasa fasilitas.

Dalam pemasaran produk jadi, juga memerlukan pengorbanan sumber ekonomi, yakni :

(1) Biaya produksi : terdiri biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung dan biaya overhead pabrik.

(2) Biaya pemasaran

(3) Biaya administrasi dan umum.

PERBEDAAN AKUNTANSI KEUANGAN DAN

AKUNTANSI MANAJEMEN

Persamaan :

1. Kedua tipe akuntansi tersebut merupakan sistem pengolah informasi yang menghasilkan informasi keuangan.

2. Sebagai penyedia informasi keuangan yang bermanfaat bagi seseorang untuk pengambilan keputusan

Perbedaan.:

Perbedaan pokok antara akuntansi keuangan dan akuntansi manajemen terletak pada :

1. Pemakai laporan akuntansi dan tujuan mereka

2. Lingkup informasi

3. Fokus informasi

4. Rentang waktu

5. Kriteria bagi informasi akuntansi

6. Disiplin sumber

7. Isi Laporan

8. Sifat informasi

Gambar berikut ini merupakan penjelasan mengenai perbedaan antara kedua tipe tersebut :

Perbedaan Pokok Akuntansi Keuangan dan

Akuntansi Manajemen

No.

Keterangan

Akuntansi Keuangan

Akuntansi Manajemen

1.

Pemakai Utama

Para manajer puncak dan pi-

Para manajer dari berbagai



hak luar perusahaan.

jenjang organisasi





2.

Lingkup

Perusahaan secara keselu-

Bagian dari perusahaan


Informasi

ruhan


3.

Fokus

Berorientasi pada masa

Berorientasi pada masa


Informasi

Yang lalu

yang akan datang.

4.

Rentang waktu

Kurang fleksibel. Biasanya

Fleksibel : bisa harian, minggu



Mencakup jangka waktu ku-

an, bulanan, bahkan bisa 10



Artalan, tengah tahun, th-an

tahunan.

5.

Kriteria bagi

Dibatasi oleh prinsip akunt-

Tidak ada batasan, kecuali


Informasi Akun-

Ansi yang lazim

manfaat yang dapat dipero-


Tansi.


leh oleh manaj dari informasi




dibandingkan dg pengorban




an untuk memperoleh informa




si tersebut.

6.

Disiplin Sumber

Ilmu Ekonomi

Ilmu Ekonomi dan Psikologi




Sosial

7.

Isi Laporan

Laporan berupa ringkasan

Laporan bersifat rinci menge-



Mengenai perusahaan seba-

nai bagian dari perusahaan.



Gai keseluruhan.






8.

Sifat Informasi

Ketepatan informasi merupa-

Unsur taksiran dalam infor-



Kan hal yg penting

Masi adalah besar.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar